The Birthplace of The Japanese Highball

Post Thumbnail

Berlokasi dijalan kecil dekat stasiun Ginza di Tokyo, bar Marugin biasanya sangat ramai. Asap dan uap mengepul dari dapur dan bar pusat, ketika para koki memanggang berbagai macam sate dan hidangan kecil khas Jepang. Sang pelayan lalu memegang gelas Suntory besar di bawah mesin highball lalu para staff nya bergerak dengan efisien. Suasananya “raw” dan meriah, pelanggannya dan suasana barnya berkelimpahan.

Bagi yang tidak menduga, Marugin hanyalah salah satu dari banyak bar lokal di distrik Ginza Tokyo. Namun begitu, setelah Anda memperhatikan, Anda akan menemukan arti penting yang sebenarnya dari bar ini dalam acara wiski booming Jepang.

Marugin & The Highball Boom
Highball wiski telah mendunia. Dulu minuman campuran wiski dan soda yang sederhana, koktail itu didefinisikan ulang di Jepang, ketika para bartender yang terampil mengubah minuman menjadi seni. Setiap langkah menjadi instrumental; penambahan es, mengaduk, menuang cairan, aduk beberapa kali, tambahkan soda, lalu aduk lagi. Menyaksikan bartender yang terampil membuat Highball di salah satu dari banyak bar kelas atas di Tokyo adalah suguhan yang nyata. Diasah dan disempurnakan di Jepang, koktail tersebut sekarang menyebar ke Barat. Ahli mixologi di AS telah mengadopsi cara Jepang dan mengubahnya. Melihat dari sudut komersial, Beam Suntory mendorong mesin highball wiski Suntory Toki dari satu pantai ke pantai lainnya perlahan.

Highball mungkin booming tetapi jika kembali pada tahun 2008 itu hanyalah upaya lain untuk menghidupkan kembali kategori alkohol yang sekarat di Jepang - wiski Jepang. Konsumsi dari spirit yang sekarang sangat popular, pernah berada pada titik terendah sepanjang masa dan pernah ingin menghidupkannya kembali, lalu Suntory meluncurkan kampanye Kaku-highball yang terkenal.

Penggunaan soda, dan bukan air, yang dipertanyakan, memastikan bahwa kualitas minuman akhir akan lebih berkualitas tidak peduli di mana minuman itu dikonsumsi. Kampanye ini sederhana pada intinya, tetapi dengan memanfaatkan strategi pemasaran yang cerdas, itu menjadi sukses yang besar. Selama bertahun-tahun, dengan menjadikan berbagai artis Jepang yang terkenal sebagai wajah kampanye, minuman ini semakin populer.

Sementara papan reklame Suntory highball menampilkan aktris-aktris seperti Koyuki Kato dari film hit, The Last Samurai, tempat bar bar telah menjadi instrumen dalam memperkenalkan highball kepada para peminum yang bersemangat. Marugin adalah tempat pertama di Jepang yang memperkenalkan koktail wiski Jepang dan merupakan bar ternama di seluruh negeri untuk mempopulerkannya. Sampai hari ini, meskipun bar menyajikan minuman lain, Kaku highball istilahnya adalah sajian roti dan mentega nya dalam bar itu. Ketika saya menikmati cold highball dengan Hasumi Ozawa, dari tim PR Suntory di Jepang, dia menyebutkan bahwa dia selalu bertemu dengan beberapa rekan kerja ketika dia mengunjungi bar. Tidak peduli seberapa global dan besarnya Suntory, mereka tampaknya tetap dekat dengan apa yang membuat mereka hebat.


Jika pernah ke distrik Ginza Tokyo pastikan untuk mampir ke tempat lahirnya highball, tapi jangan harap tidak akan ramai.

 

Sementara penghargaan di kompetisi alkohol internasional membantu membuat wiski Jepang populer di luar negeri, konsumsi hanya mulai meningkat secara substansial setelah Suntory meluncurkan kampanye highball, sebuah gerakan yang para influencer, perusahaan, dan bartender bekerja sama untuk mendorong ke seluruh negeri. Minuman ini sekarang ada di mana-mana, dikonsumsi secara luas di setiap sudut Jepang, di bar, restoran, dan di rumah.